BIO-TEXTILE
Bell Living Lab
Bell Living Lab adalah perusahaan riset dan pengembangan biomaterial inovatif yang berbasis di Bandung, yang mendefinisikan ulang industri material melalui prinsip ekonomi sirkular.
Cerita Material
"Limbah Alami: Mendefinisikan ulang industri material dengan mendaur ulang produk sampingan pertanian—terutama limbah kopi—menjadi alternatif berkelanjutan dan berkinerja tinggi tanpa mengorbankan kualitas estetika atau ketahanan."
Beroperasi di persimpangan bioteknologi dan desain industri, perusahaan ini mengkhususkan diri dalam mendaur ulang produk sampingan pertanian—terutama limbah kopi—menjadi alternatif berkelanjutan berkinerja tinggi untuk menggantikan kulit konvensional, kayu, dan busa. Dengan menantang model produksi ekstraktif, Bell Living Lab menetapkan standar baru tentang bagaimana industri dapat beroperasi secara selaras dengan lingkungan tanpa mengorbankan kualitas estetika atau daya tahan.
Inti dari operasional Bell Living Lab adalah ekosistem yang kuat dan didorong oleh komunitas. Perusahaan berkolaborasi langsung dengan komunitas petani kopi lokal, pengrajin, dan ratusan kedai kopi di seluruh wilayah untuk mendapatkan bahan bakunya. Inisiatif ini mengalihkan ratusan ton limbah kopi dari tempat pembuangan akhir setiap tahunnya, secara signifikan mengurangi emisi metana sekaligus memberikan aliran pendapatan tambahan bagi petani lokal dan ekonomi pedesaan.
Inovasi Material Utama:
• M-Tex (Coffee Leather): Alternatif kulit berbasis biologi sepenuhnya yang telah dipatenkan, dibuat melalui proses fermentasi bakteri selama 30 hari menggunakan nutrisi kopi. Diwarnai dengan pigmen batik alami, M-Tex bersertifikat PeTA Vegan dan USDA Biobased, memiliki kekuatan tarik sebesar 13.25 MPa yang melebihi standar industri untuk ketahanan.
• C-Foam: Material panel fleksibel dan dapat dicetak yang dibuat dari kulit tanduk dan ampas kopi, menawarkan kualitas taktil dan peredam suara yang sangat baik.
• Kalpa: Material papan kaku, ringan, dan tahan cuaca yang dikembangkan untuk aplikasi arsitektur dan desain furnitur berkelanjutan.
• MADS: Material yang sangat lentur menyerupai kulit yang terbuat dari potongan sisa M-Tex, menunjukkan komitmen terhadap bebas limbah bahkan di dalam proses produksi mereka sendiri.
Bell Living Lab menyediakan material bebas kekejaman yang skalabel yang dirancang untuk aplikasi modern di berbagai aksesoris mode, furnitur, dan merchandise perusahaan. Didukung oleh pengakuan internasional, termasuk Good Design Award Jepang, perusahaan terus mendorong penelitian tentang bentuk limbah pertanian lainnya—seperti kulit kakao dan sorgum—membuktikan bahwa desain luar biasa dan inovasi material dapat menjadi fondasi masa depan yang benar-benar berkelanjutan.
Inti dari operasional Bell Living Lab adalah ekosistem yang kuat dan didorong oleh komunitas. Perusahaan berkolaborasi langsung dengan komunitas petani kopi lokal, pengrajin, dan ratusan kedai kopi di seluruh wilayah untuk mendapatkan bahan bakunya. Inisiatif ini mengalihkan ratusan ton limbah kopi dari tempat pembuangan akhir setiap tahunnya, secara signifikan mengurangi emisi metana sekaligus memberikan aliran pendapatan tambahan bagi petani lokal dan ekonomi pedesaan.
Inovasi Material Utama:
• M-Tex (Coffee Leather): Alternatif kulit berbasis biologi sepenuhnya yang telah dipatenkan, dibuat melalui proses fermentasi bakteri selama 30 hari menggunakan nutrisi kopi. Diwarnai dengan pigmen batik alami, M-Tex bersertifikat PeTA Vegan dan USDA Biobased, memiliki kekuatan tarik sebesar 13.25 MPa yang melebihi standar industri untuk ketahanan.
• C-Foam: Material panel fleksibel dan dapat dicetak yang dibuat dari kulit tanduk dan ampas kopi, menawarkan kualitas taktil dan peredam suara yang sangat baik.
• Kalpa: Material papan kaku, ringan, dan tahan cuaca yang dikembangkan untuk aplikasi arsitektur dan desain furnitur berkelanjutan.
• MADS: Material yang sangat lentur menyerupai kulit yang terbuat dari potongan sisa M-Tex, menunjukkan komitmen terhadap bebas limbah bahkan di dalam proses produksi mereka sendiri.
Bell Living Lab menyediakan material bebas kekejaman yang skalabel yang dirancang untuk aplikasi modern di berbagai aksesoris mode, furnitur, dan merchandise perusahaan. Didukung oleh pengakuan internasional, termasuk Good Design Award Jepang, perusahaan terus mendorong penelitian tentang bentuk limbah pertanian lainnya—seperti kulit kakao dan sorgum—membuktikan bahwa desain luar biasa dan inovasi material dapat menjadi fondasi masa depan yang benar-benar berkelanjutan.